Cisco Packet Tracer
📡 Laporan Resmi Praktikum

Cisco Packet Tracer

Simulasi Jaringan Komputer — Laboratorium Informatika

🕐
00:00:00
Loading...
🌙
Countdown Hari Raya Idul Fitri
-- Hari
:
-- Jam
:
-- Menit
:
-- Detik
A

Latar Belakang

Jaringan Komputer & Aplikasi

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat mendorong setiap institusi pendidikan untuk membekali peserta didiknya dengan kemampuan teknis yang memadai, khususnya dalam bidang jaringan komputer. Jaringan komputer merupakan sistem yang menghubungkan dua atau lebih perangkat komputasi untuk berbagi sumber daya, data, dan komunikasi secara efisien.

// Definisi Jaringan Komputer

Jaringan komputer (computer network) adalah kumpulan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang terhubung satu sama lain menggunakan media transmisi, baik kabel maupun nirkabel. Tujuan utama jaringan komputer adalah memungkinkan perangkat untuk berkomunikasi, berbagi sumber daya seperti printer dan penyimpanan, serta mengakses internet secara bersama.

// Jenis-Jenis Jaringan

LAN (Local Area Network) — Jaringan yang mencakup area terbatas seperti ruangan, gedung, atau kampus. LAN memiliki kecepatan transfer data tinggi dan latensi rendah. Teknologi LAN yang paling umum adalah Ethernet dengan standar IEEE 802.3.

WAN (Wide Area Network) — Jaringan yang mencakup area geografis yang luas, bahkan antar negara. Internet sendiri adalah contoh WAN terbesar di dunia. WAN menggunakan teknologi seperti MPLS, Frame Relay, dan leased line.

MAN (Metropolitan Area Network) — Jaringan yang mencakup area kota atau metropolitan. MAN menghubungkan beberapa LAN dalam satu kota menggunakan teknologi serat optik.

// Model OSI & TCP/IP

Komunikasi jaringan didasarkan pada model referensi OSI (Open System Interconnection) yang memiliki 7 lapisan: Physical, Data Link, Network, Transport, Session, Presentation, dan Application. Setiap lapisan memiliki fungsi spesifik dan berkomunikasi hanya dengan lapisan di atas dan bawahnya. Dalam praktik, model TCP/IP yang lebih sederhana dengan 4 lapisan lebih sering digunakan.

// Cisco Packet Tracer sebagai Alat Simulasi

Cisco Packet Tracer adalah software simulasi jaringan yang dikembangkan oleh Cisco Systems. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk merancang, membangun, dan mensimulasikan jaringan komputer secara virtual tanpa memerlukan perangkat keras fisik. Fitur-fitur utamanya meliputi dukungan berbagai perangkat Cisco (router, switch, firewall), simulasi protokol jaringan real-time, analisis paket data, dan mode Activity untuk pembelajaran terstruktur.

// Relevansi Praktikum

Praktikum ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis tentang konfigurasi jaringan LAN sederhana menggunakan 7 unit komputer yang dihubungkan melalui switch. Peserta akan belajar menerapkan pengalamatan IP, memahami cara kerja switch dalam meneruskan frame, dan memverifikasi konektivitas menggunakan perintah ping. Keterampilan ini merupakan fondasi penting dalam dunia IT profesional, terutama untuk profesi Network Administrator dan Network Engineer.

B

Alat & Bahan

Klik kartu perangkat untuk detail lengkap

💻
7 Unit
PC / Komputer
Generic Desktop PC
192.168.31.1 – 192.168.31.7
🔍 Klik untuk detail IP lengkap
🔀
1 Unit
Cisco Switch
Switch 2960-24TT
24-Port FastEthernet
🔍 Klik untuk spesifikasi
🔌
7 Unit
Kabel Straight-Through
Cat5e UTP, RJ-45
568B – 568B Crimping
🔍 Klik untuk info kabel
🖥️
1 App
Cisco Packet Tracer
Simulation Software v8.x
Cisco NetAcad Licensed
🔍 Klik untuk info software
C

Langkah-Langkah Praktikum

Prosedur konfigurasi jaringan LAN

01
Buka Cisco Packet Tracer Jalankan aplikasi Cisco Packet Tracer 8.x yang telah terinstal. Pilih menu File → New untuk membuat topologi jaringan baru. Pastikan workspace dalam kondisi kosong sebelum memulai.
02
Tambahkan Perangkat ke Workspace Dari panel perangkat di bagian bawah, pilih kategori "End Devices" kemudian drag & drop 7 unit PC Generic ke area workspace. Selanjutnya pilih kategori "Switches" dan tambahkan 1 unit Cisco Catalyst 2960-24TT.
03
Hubungkan Perangkat dengan Kabel Pilih tipe kabel "Straight-Through (Copper)" dari panel kabel. Klik PC pertama → pilih port FastEthernet0, kemudian klik Switch → pilih port FastEthernet0/1. Ulangi proses ini untuk semua 7 PC ke port switch yang berbeda (Fa0/1 hingga Fa0/7).
04
Konfigurasi Alamat IP PC-1 Klik PC-1 → Tab Desktop → IP Configuration. Masukkan:
• IP Address: 192.168.31.1
• Subnet Mask: 255.255.255.0
• Default Gateway: 192.168.31.254
05
Konfigurasi IP untuk PC-2 hingga PC-7 Ulangi langkah 4 untuk setiap PC dengan alamat IP yang berbeda secara berurutan: PC-2 → 192.168.31.2, PC-3 → 192.168.31.3, PC-4 → 192.168.31.4, PC-5 → 192.168.31.5, PC-6 → 192.168.31.6, PC-7 → 192.168.31.7. Subnet mask dan gateway sama untuk semua.
06
Verifikasi Koneksi Lampu Indikator Setelah semua kabel terhubung dan IP dikonfigurasi, perhatikan indikator lampu pada setiap ujung kabel. Lampu hijau menandakan koneksi aktif dan berhasil, sedangkan lampu merah/orange menandakan ada masalah koneksi yang perlu diperiksa.
07
Uji Konektivitas dengan Ping Klik PC-1 → Desktop → Command Prompt. Ketik perintah ping untuk menguji koneksi ke PC lain:
ping 192.168.31.2 ping 192.168.31.7 Respon "Reply from..." menandakan komunikasi berhasil. Waktu TTL dan reply time akan ditampilkan.
08
Analisis Menggunakan PDU Simulation Beralih ke mode "Simulation" di pojok kanan bawah. Gunakan fitur "Add Simple PDU" untuk mengirim paket dari PC-1 ke PC-7 dan amati jalur perjalanan paket melalui switch. Catat informasi pada setiap layer OSI yang ditampilkan di PDU Information Window.
09
Simpan File Topologi Setelah semua pengujian selesai, simpan file dengan File → Save dengan nama format "Praktikum_LAN_[NamaKelompok].pkt". File .pkt ini berisi seluruh konfigurasi topologi yang telah dibuat.
10
Dokumentasi & Laporan Screenshot topologi jaringan final, hasil ping yang berhasil, dan tampilan PDU Simulation. Sertakan semua dokumentasi dalam laporan praktikum disertai analisis tentang cara kerja switch dalam meneruskan frame berdasarkan MAC address table.
D

Hasil Praktikum

Dokumentasi visual konfigurasi jaringan

Hasil Praktikum Cisco Packet Tracer
Topologi Jaringan LAN — 7 PC + 1 Switch Cisco Catalyst 2960 | IP Range: 192.168.31.1 – 192.168.31.7

// Analisis Hasil

Dari praktikum yang telah dilaksanakan, berhasil dibangun topologi jaringan LAN berbentuk star topology dengan 7 unit komputer yang terhubung ke 1 unit switch Cisco Catalyst 2960. Seluruh perangkat berhasil terkonfigurasi dengan alamat IP dalam subnet 192.168.31.0/24.

// Tabel Hasil Ping

Pengujian konektivitas menggunakan perintah ping dari setiap PC menunjukkan hasil yang memuaskan. Semua paket ICMP Echo Request mendapatkan Reply dengan waktu respons rata-rata kurang dari 1ms (dalam simulasi), yang mengindikasikan tidak adanya packet loss dan koneksi jaringan berfungsi dengan baik.

// Cara Kerja Switch

Switch Cisco Catalyst 2960 bekerja pada Layer 2 (Data Link) model OSI. Switch mempelajari alamat MAC perangkat yang terhubung ke setiap port melalui proses MAC learning dan menyimpannya dalam MAC Address Table (CAM Table). Ketika sebuah frame diterima, switch memeriksa MAC address tujuan dan meneruskan frame hanya ke port yang sesuai, bukan ke semua port (unicast forwarding). Ini berbeda dengan hub yang menggunakan broadcast ke semua port.

// Kesimpulan

Praktikum simulasi jaringan LAN menggunakan Cisco Packet Tracer berhasil dilaksanakan dengan baik. Peserta mampu memahami konsep dasar pengalamatan IP, konfigurasi subnet, dan cara kerja switch dalam jaringan. Penggunaan Cisco Packet Tracer terbukti efektif sebagai media pembelajaran jaringan komputer sebelum mengimplementasikannya pada perangkat fisik yang sesungguhnya.